25 Wisata di Jogja yang Wajib Dikunjungi
1. Malioboro
Malioboro
Malioboro adalah salah satu tempat wisata di
Jogja yang merupakan favorit para wisatawan. Bahkan, hampir semua orang yang
pernah berkunjung ke kota ini pasti pernah menyambangi Malioboro.
Tempat ini merupakan sebuah kawasan yang menawarkan beragam daya tarik.
Pengunjung bisa berbelanja batik, duduk santai di bangku-bangku yang tersedia
di trotoar, atau memanjakan lidah dengan berwisata kuliner.
Untuk mencapai Malioboro sangat
mudah karena tempat ini berada tepat di jantung Kota Jogja. Banyak transportasi
umum yang menghubungkannya dengan wilayah lain. Bahkan, apabila Anda datang
dari luar kota dengan kereta api dan turun di Stasiun Tugu, berjalan kaki ke
Malioboro sangat memungkinkan karena jaraknya yang cukup dekat.
Karena merupakan ruang publik, Anda tidak
perlu membayar untuk berkunjung ke Malioboro. Pengunjung hanya perlu membayar
biaya retribusi jika datang dengan kendaraan bermotor. Agar nyaman berkunjung
ke Malioboro, pilihlah waktu pada sore hari sehingga keindahan dan eksotisme destinasi
ini semakin terasa berkesan. Selain itu, Malioboro juga terkenal sebagai tempat
berburu oleh-oleh khas Jogja lho.
2. Keraton Yogyakarta
Keraton
Yogyakarta
Destinasi selanjutnya yang wajib dikunjungi saat berlibur ke
Jogja adalah Keraton. Tempat ini merupakan Istana Kesultanan Ngayogyakarta
Hadiningrat dan masih menjadi hunian keluarga kerajaan hingga saat ini. Keraton
bisa digolongkan sebagai salah satu situs sejarah yang menyimpan banyak kisah
dari masa lampau.
Wisatawan bisa mengelilingi area Keraton dengan membayar karcis
masuk sebesar Rp7.000 saja. Setiap hari, tempat wisata di Jogja ini dibuka
untuk masyarakat umum pada pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB. Lokasinya tepat di
Jl. Rotowijayan Blok No.1 Panembahan, Kraton. Pengunjung bisa menggunakan transportasi
umum seperti becak atau delman maupun kendaraan pribadi untuk tiba di objek
wisata sejarah ini.
Saat berkunjung ke Keraton, wisatawan akan
disuguhi pemandangan elok khas arsitektur zaman dahulu.
Gedung-gedung yang indah dan artistik menjadi latar berfoto yang eksotis. Di
dalam Keraton, wisatawan juga bisa melihat-lihat berbagai koleksi warisan dari
masa lalu yang dipamerkan di ruang khusus.
3. Taman Sari
Taman Sari
Konon, Taman Sari adalah tempat permandian para putri raja pada
masa lalu. Tak mengherankan jika bangunan ini terlihat artistik dan menarik
meskipun kondisinya sudah mulai usang dimakan waktu. Tempat wisata di Jogja ini
juga kerap digunakan sebagai lokasi foto prewedding oleh para pasangan yang
sedang mempersiapkan pernikahan.
Lokasi Taman Sari berada di Jl. Taman, Kraton,
Yogyakarta. Dari Keraton, jaraknya hanya sekitar 1 km saja. Biaya tiket masuk
ke dalam Taman Sari hanya
sekitar Rp5.000 per orang. Pengunjung bisa datang antara pukul 09.00 WIB hingga
14.00 WIB setiap hari. Bagi yang sekadar ingin bersantai di sore hari, Taman
Sari juga direkomendasikan.
4. Taman Pintar
Taman Pintar
Berbeda dengan Taman Sari, Taman Pintar merupakan tempat liburan
di Jogja yang tepat bagi anak-anak dan keluarga. Selain berlibur, berkunjung ke
Taman Pintar akan menambah wawasan si kecil. Berbagai wahana yang tersedia di
dalamnya, seperti wahana teater 3D dan wahana bahari, akan mengajak anak untuk
belajar sekaligus bermain.
Taman Pintar bisa dikunjungi pada pukul 09.00 WIB hingga 16.00
WIB setiap hari. Lokasinya adalah di Jl. Panembahan Senopati No.1-3, tidak
terlalu jauh dari Malioboro. Ada banyak moda transportasi yang bisa digunakan
untuk mencapai tempat wisata di Jogja ini, mulai dari bus umum, bus Trans
Jogja, taksi, delman, becak, atau kendaraan pribadi.
Selain bisa mengunjungi wahana-wahana yang tersedia, anak-anak
juga bisa melakukan berbagai aktivitas menyenangkan dan bermanfaat di Taman
Pintar. Misalnya, belajar membatik. Sungguh menarik, bukan?
5. Pantai Parangtritis
Pantai
Parangtritis
Objek wisata lain di Jogja yang juga cukup populer di kalangan
wisatawan adalah Pantai Parangtritis. Banyak wisatawan yang menyempatkan diri
untuk berkunjung ke objek wisata ini ketika sedang berada di Jogja. Apa sih
yang menarik dari Pantai Parangtritis?
Pada umumnya, daya tarik objek wisata pantai
terletak pada pasir putihnya yang membentang. Namun, pasir Pantai Parangtritis justru
berwarna hitam. Meskipun demikian, pilihan aktivitas rekreasi yang bisa
dilakukan di tempat wisata di Jogja ini cukup banyak dan beragam. Beberapa di
antaranya adalah bermain air, mengendarai ATV (All Terrain Vehicle), menyusuri
pesisir pantai dengan naik bendi, atau sekadar duduk bersantai menikmati
pemandangan indah di sore hari.
Bukan
hanya itu, pada malam hari, pengunjung juga bisa menikmati suasana pantai yang
menakjubkan. Minimnya cahaya akan membuat pemandangan langit di malam hari yang
dipenuhi bintang terlihat semakin cantik. Sebagai pelengkap, Anda bisa
menikmati kerenyahan jagung bakar sembari menghangatkan badan dengan wedang
ronde.
Untuk mencapai tempat wisata ini, pengunjung harus menempuh
perjalanan sejauh 27 km dari pusat Kota Jogja ke arah selatan. Namun, jangan
khawatir karena ada banyak transportasi umum yang melewati rute ini.
6. Kebun Binatang Gembiraloka
Kebun Binatang
Gembiraloka
Melihat keragaman aneka satwa, mulai dari gajah, ular, monyet,
hingga burung, adalah sesuatu yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. Hal
itu bisa diwujudkan dengan berkunjung ke Kebun Binatang Gembiraloka,
Yogyakarta. Selain melihat-lihat, pengunjung juga diperbolehkan memberi makan
binatang-binatang ini. Bahkan, ada pula kesempatan untuk berfoto secara
langsung dengan aneka satwa tersebut.
Kebun Binatang Gembiraloka terletak di Jl. Kebun Raya No. 2.
Area kebun binatang ini memang cukup luas sehingga bisa menampung puluhan
bahkan ratusan jenis satwa. Untuk menuju Gembiraloka, pengunjung bisa
memanfaatkan beberapa alat transportasi, termasuk bus. Bagi wisatawan,
disarankan untuk datang setelah pukul 08.00 WIB atau sebelum 16.00 WIB. Sebagai
biaya masuk, Anda juga harus membayar tiket Rp30.000 per orang.
Karena luasnya area wisata, Anda bisa berkeliling menggunakan
kereta mini yang disebut Taring. Kereta ini berkeliling di Gembiraloka dan
mengangkut para pengunjung dari satu titik ke titik lain. Ada beragam keseruan
lain yang bisa dirasakan saat berkunjung ke kebun binatang Gembiraloka, seperti
misalnya perahu boat, kapal katamaran, gajah tunggang, perahu senggol, dan
sebagainya.
7. Museum Affandi
Museum Affandi
Objek wisata selanjutnya yang bisa dikunjungi di Jogja adalah
Museum Affandi. Terletak di Jl. Laksda Adisucipto 167, Museum Affandi menyimpan
koleksi lukisan pelukis Affandi semasa ia hidup dan aktif berkarya. Bukan hanya
lukisannya, terdapat juga beberapa karya pelukis lain di museum ini. Jika
dihitung, ada sekitar 300 benda seni yang ada di Museum Affandi. Ada juga
berbagai benda dan koleksi foto yang menggambarkan perjalanan hidup sang
pelukis.
Bagi Anda yang gemar melukis, jangan lewatkan tempat wisata di
Jogja yang satu ini. Akses transportasi terbilang sangat mudah karena Jl.
Laksda Adisucipto termasuk salah satu jalan utama di Jogja. Nah, untuk masuk ke
dalam museum, pengunjung perlu membayar tiket masuk seharga Rp20.000 per orang.
Jam operasional museum adalah dari pukul 09.00 WIB hingga 14.00 WIB setiap
hari. Sayangnya, pada hari libur nasional, museum ini tidak dibuka untuk umum.
8. Alun-Alun Kidul
Alun-Alun Kidul
Pada siang hari, tempat ini tidak tampak begitu menarik. Hanya
ada tanah lapang yang luas dengan 2 pohon beringin yang sangat besar tumbuh di
tengahnya. Namun, keramaian akan mulai terlihat menjelang sore. Sepeda tandem
dan becak hias memadati jalanan yang melingkari Alun-alun Kidul.
Di tempat ini terkenal sebuah tradisi setempat yang disebut
“masangin”. Ini adalah prosesi berjalan lurus melewati dua pohon beringin
dengan mata tertutup. Biasanya, para pengunjung yang mencoba prosesi ini tidak
banyak yang berhasil dan justru melenceng ke kiri atau ke kanan.
Selain itu, Anda juga bisa menikmati suasana sore hingga malam
sambil menikmati wedang ronde atau jagung bakar. Nyanyian merdu para pengamen
akan semakin menyempurnakan pengalaman berkunjung ke Jogja kali ini.
9. Museum Ullen Sentalu
Museum Ullen
Sentalu
Museum Ullen Sentalu adalah salah satu museum
kebanggaan warga Jogja karena pernah dinobatkan sebagai museum terbaik di
Indonesia. Di dalam museum ini, pengunjung akan diajak untuk melacak sejarah
dan kekayaan tradisi serta budaya Indonesiamelalui beragam
koleksi yang ada di dalamnya.
Museum
ini terletak di Jl. Boyong Km 25 Kaliurang Barat.Untuk mencapainya, paculah
kendaraan Anda dari Gerbang Kaliurang sejauh 2 km. Setelah tiba di pertigaan
Patung Udang, ambilah jalur ke utara lalu ke kanan. Ada baiknya, Anda menggunakan
kendaraan pribadi supaya lebih fleksibel untuk mencapai lokasi.
Museum Ullen Sentalu dibuka untuk umum setiap hari, yaitu pada
pukul 09.00 WIB dan sebelum 16.00 WIB. Untuk tiket masuk, pengunjung perlu
membayar Rp25.000 per orang. Dengan harga ini, kita sudah bisa melihat-lihat
berbagai koleksi kain batik, surat, alat musik tradisional, hingga lukisan yang
bernilai sejarah tinggi. Uniknya, di dalam museum ini pengunjung tidak
diperbolehkan membawa atau menggunakan kamera. Para pengunjung dilarang untuk memotret
isi di dalam Museum Ullen Sentalu.
10. Tlogo Putri Kaliurang
Tlogo Putri
Kaliurang
Saat berlibur ke Jogja, apakah Anda pernah berkunjung ke
Kaliurang? Kawasan ini terletak tepat di lereng Gunung Merapi. Untuk tiba di
sana, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit berkendara dari pusat kota. Nah, salah
satu objek wisata yang layak untuk dikunjungi di Kaliurang adalah Tlogo Putri,
Kaliurang.
Tempat wisata di Jogja ini memang tidak terlalu besar. Letaknya
tepat di kawasan Terminal Kaliurang. Salah satu hal yang ditawarkannya adalah
pemandangan alam yang hijau dengan bukit-bukit yang tegak menjulang menyembul
di baliknya. Hawa yang segar pun masih bisa dinikmati tatkala kita berkunjung ke
tempat wisata di Jogja ini.
Selain itu, ada pula bendungan kecil yang tepinya sungguh asyik
dijadikan sebagai tempat untuk nongkrong. Sambil menikmati teh nasgitel dan
jadah tempe, Anda bisa berwisata sembari bercengkerama bersama keluarga atau
teman. Di sini, tersedia pula kuliner khas penduduk Kaliurang yaitu sate
kelinci.
Untuk masuk ke kawasan wisata Kaliurang, pengunjung hanya perlu
membayar Rp3.000 per orang. Apabila tidak terburu-buru, Anda bisa menginap
selama satu hingga dua hari di daerah ini. Jangan khawatir, ada banyak pilihan
tempat menginap yang terekomendasi dan harganya terjangkau.
11. Jogja Bay Adventures
Waterpark
Jogja Bay
Adventures Waterpark
Jogja Bay Adventures Waterpark terletak di Jl. Stadion
Maguwoharjo, Depok. Lokasinya cukup jauh dari jalan utama sehingga disarankan
bagi pengunjung untuk menggunakan kendaraan pribadi. Untuk mencapainya, Anda
bisa masuk melalui Ring Road Utara, baik dari arah Condongcatur, maupun
Maguwoharjo.
Tempat wisata di Jogja yang relatif baru ini menawarkan beragam
permainan air yang cukup menantang. Ada berbagai wahana permainan air yang
tersedia, baik yang ditujukan untuk orang dewasa maupun untuk anak-anak. Oleh
karena itu, tempat wisata di Jogja ini sangat cocok menjadi tempat berlibur
anggota keluarga pada akhir pekan.
Untuk menikmati berbagai keseruan yang ada di waterpark yang
paling megah di Jogja ini, Anda perlu membayar tiket masuk Rp90.000 pada hari
biasa dan Rp100.000 pada akhir pekan. Sementara itu, tiket masuk untuk
anak-anak harganya adalah Rp60.000-Rp75.000.
12. Desa Wisata Kalibiru
Desa Wisata
Kalibiru
Desa Wisata Kalibiru merupakan salah satu
tempat wisata di Jogja yang sedang fenomenal di kalangan anak
muda belakangan ini. Letaknya di Jl. Waduk Sermo, Kalibiru,
Kulonprogo. Tempat wisata ini menjadi perbincangan karena sebuah pemandangan
indah yang pernah terekam melalui salah satu kamera pengunjung dan di-posting
di Instagram.
Di
Kalibiru, pengunjung memang bisa berpose di atas sebuah pohon pinus yang
tinggi. Indahnya warna hijau pepohonan di lereng bukit menjadi latar belakang
yang sangat alami. Untuk memasuki area wisata ini, Anda harus membayar Rp10.000
per orang. Biaya ini belum termasuk biaya parkir dan biaya foto. Kalibiru mulai
dibuka untuk umum pada jam 06.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap hari.
13.
Kebun Buah Mangunan
Kebun Buah Mangunan
Tempat
wisata ini berada di daerah Mangunan, Dlingo, Bantul. Untuk
mencapainya, pengunjung perlu menempuh jarak sekitar 35 km dari pusat kota atau
kurang lebih 1 hingga 1,5 jam perjalanan. Meskipun demikian, kelelahan selama
perjalanan akan terbayar ketika sudah tiba di lokasi wisata.
Bagian yang paling menarik dari Kebun Buah Mangunan adalah
pemandangan alam yang sangat cantik dilihat dari ketinggian, yaitu kurang lebih
150–200 mdpl. Selain itu, pengunjung akan disuguhi dengan keindahan pesona
Sungai Oyo yang mengalir berkelok-kelok.
Pada musim tertentu, pengunjung juga
bisa menikmati buah-buahan yang bisa dipetik sendiri, seperti jambu, jeruk, dan
mangga. Ada pula area untuk outbond, berkemah, bahkan memancing, yang tersedia
di kawasan wisata alam ini. Untuk menikmati semua fasilitas itu, pengunjung
hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp5.000 per orang. Tempat wisata di Jogja
ini akan lebih berkesan jika dikunjungi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB
atau sore hari pada pukul 17.00 WIB.
14.
Puncak Becici
Puncak Becici
Lokasi lain yang sangat ideal untuk
melihat Jogja dari ketinggian adalah Puncak Becici. Tempat wisata ini pun
menjadi salah satu tempat favorit para wisatawan yang ingin merasakan
pengalaman petualangan yang berbeda. Puncak Becici berada di Dusun Gunung
Cilik, Desa Gunung Mutuk, Dlingo, Bantul.
Untuk mencapai tempat
wisata di Jogja ini, pengunjung bisa melewati Jalan Imogiri Timur, lalu menuju
arah Kebun Buah Mangunan dan Hutan Pinus Mangunan. Petunjuk arah akan
mengarahkan pengunjung pada sebuah kawasan wisata yang sarat dengan pohon-pohon
pinus seperti di Bogor. Setelah berjalan
sekitar 15 menit, Anda akan tiba di Puncak Becici.
Dari Puncak Becici, terlihat pemandangan alam yang sangat
menakjubkan. Petak-petak sawah, Gunung Merapi dan Sindoro, serta langit yang
biru, menjadi hiasan yang sangat sulit digambarkan dengan kata-kata. Tempat
wisata di Jogja yang satu ini memang belum terlalu ramai dan fasilitas yang
tersedia juga masih terbatas dan terkesan sederhana. Namun, dengan segala
keindahan yang terpampang di depan mata, hal tersebut tampaknya bukan sebuah
masalah besar.
15.
Hutan Pinus Mangunan
Hutan Pinus Mangunan
Tempat wisata lain yang juga sempat
menjadi perbincangan adalah Hutan Pinus Mangunan. Lokasinya berada sekitar 23
km dari pusat kota. Pengunjung bisa tiba di sana dengan menyusuri jalan Imogiri
Timur dan mencari Desa Mangunan, Dlingo.
Apa yang menarik dari tempat wisata di Jogja ini? Seperti
namanya, di Hutan Pinus Mangunan ini terdapat deretan pohon-pohon pinus yang
menjulang tinggi hingga menutupi seluruh kawasan. Suasana alam yang segar dan
teduh semakin membuat pengalaman memasuki hutan menjadi lebih menyenangkan
sekaligus menantang. Di sini bahkan terdapat sebuah panggung terbuka yang
materialnya secara keseluruhan terbuat dari kayu. Ada pula tempat duduk
melingkar yang terbuat dari batang pohon. Di panggung unik ini, sering diadakan
acara sastra, teater, dan pertunjukan musik.
Waktu yang paling tepat untuk berkunjung
ke Hutan Pinus Mangunan adalah pada pagi hari sekitar 06.00 WIB hingga 10.00
WIB atau sore hari pada 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Biaya masuk tidak ada, Anda
hanya perlu membayar parkir sebesar Rp3.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk
mobil. Selain itu, Anda diperbolehkan memotret sepuasnya.
16. Air
Terjun Sri Gethuk
Air Terjun Sri Gethuk
Bagi yang senang dengan pemandangan alam
yang natural dipadu dengan kesegaran air yang masih jernih, berkunjung ke Air
Terjun Sri Gethuk adalah pilihan yang tepat. Ini adalah salah satu air terjun
yang berada di Desa Bleberan, Playen, Gunungkidul. Letaknya sekitar 40 km dari
pusat kota Jogja.
Ada dua pilihan rute bagi pengunjung
yang ingin menuju Air Terjun Sri Gethuk. Pertama, menyusuri jalan yang
berdampingan dengan sawah-sawah dan deretan pohon kelapa. Pilihan kedua adalah
melewati Sungai Oyo dengan rakit sederhana bertenaga mesin. Selama perjalanan
singkat ini, pengunjung akan dimanjakan dengan nuansa alami yang dari
pemandangan di sekitar sungai.
Air terjun mengalir di antara
tebing-tebing karst. Ukurannya memang tidak terlalu tinggi. Namun, hal menarik
yang terlihat jelas adalah warna bebatuan yang tersusun sangat cantik. Selain
itu, pengunjung juga bisa merasakan pijatan alami dari air yang mengalir.
Selain menyegarkan, ternyata berkunjung ke Air Terjun Sri Gethuk juga
menyehatkan.
Aktivitas lain yang bisa dilakukan
adalah berenang. Kedalaman Sungai Oyo di sekitar air terjun adalah sekitar 10
m. Bagi yang tidak ahli berenang, tersedia pelampung. Untuk mengakses tempat
wisata alam di Jogja ini, Anda hanya perlu membayar Rp5.000 per orang.
Sementara itu, sewa perahu adalah Rp10.000 per orang.
17.
Gunung Api Purba Nglanggeran
Gunung Api Purba Nglanggeran
Objek wisata yang unik dan eksotis ini
berada di wilayah Desa Nglanggeran, Pathuk, Gunungkidul. Jaraknya dari pusat
kota adalah sekitar 25 km. Gunung Api Purba Nglanggeran merupakan kawasan yang
memiliki bentang alam yang sangat indah. Menurut penelitian, gunung ini adalah
gunung purba yang terbentuk karena magma yang membeku sekitar 60 juta tahun
yang lalu.
Dari ketinggian,
pengunjung bisa menikmati keindahan matahari terbit maupun terbenam.
Pemandangan alam mempesona yang membentang luas menjadi salah satu daya tarik
wisatawan untuk datang ke tempat wisata di Jogja ini. Untuk masuk ke
area ini, tiket masuk dipatok Rp7.000 pada pagi hari dan Rp9.000 pada malam
hari. Ya, jika ingin bermalam di tempat ini, tersedia pula
penginapan-penginapan sederhana.
Lokasi ini juga bisa dijadikan sebagai tempat untuk berkemah,
melakukan panjat tebing, atau sekadar merasakan suasana alam yang berbeda. Ada
3 gardu pandang yang tersedia, mulai dari yang rendah, sedang, dan tinggi di
sepanjang jalan menuju puncak gunung. Puncak yang dikenal dengan nama Gunung
Gede bisa dicapai dengan perjalanan yang cukup menantang selama 1 jam.
Sepanjang jalan, akan terlihat bongkahan-bongkahan batu yang sangat besar.
Jangan khawatir, tersedia tali dan tangga untuk membantu kita tiba dengan
selamat sampai di puncak.
18. Gua
Pindul
Gua Pindul
Gua Pindul adalah salah satu kawasan
wisata di Gunungkidul yang menawarkan keunikan tersendiri. Gua ini memiliki
panjang 300 meter dan terdapat stalaktit yang sangat besar di dalamnya. Konon,
stalaktit ini merupakan salah satu yang paling besar di dunia. Pada bagian
dasar gua, ada air yang mengalir sehingga pengunjung harus menggunakan ban dan
alat pengaman selama menyusuri gua.
Berkunjung ke Gua Pindul sangat
menyenangkan dan menantang, khususnya bagi para pecinta wisata petualangan.
Oleh karana itu, perjalanan selama hampir 30 menit ini tidak akan terasa lama.
Di dalam gua juga hidup banyak kelelawar yang menggantung di antara
stalaktit-stalaktit. Dalam kegelapan, pemandu akan membantu Anda untuk melihat
menggunakan bantuan senter.
Untuk merasakan pengalaman seru ini,
Anda hanya perlu membayar Rp30.000 per orang. Biaya ini sudah mencakup ban,
jaket pelindung, dan pemandu selama berada di dalam Gua Pindul. Oh, ya, jangan
lupa untuk mengabadikan perjalanan wisata menarik ini dengan paket foto yang
tersedia.
19.
Waduk Sermo
Waduk Sermo
Waduk Sermo adalah salah satu bendungan
air yang memiliki luas sekitar 21,3 km persegi. Lokasinya di Desa Hargowilis,
Kokap, Kulonprogo, tidak terlalu jauh dari objek wisata Kalibiru. Air dari
waduk ini digunakan untuk keperluan irigasi persawahan yang terletak di
sekitarnya. Bahkan, penduduk setempat juga menjadikannya sebagai sumber air
bersih bagi kebutuhan rumah tangga.
Di Waduk Sermo, pengunjung bisa sekadar
bersantai di sepanjang tepi bendungan yang ditumbuhi dengan pepohonan yang
rindang. Pengunjung juga bisa berjalan kaki, jogging, atau bersepeda menyusuri
tepi waduk. Bagi yang ingin merasakan pengalaman yang berbeda, tersedia
fasilitas perahu mesin sederhana yang bisa mengantarkan Anda mengelilingi waduk
sambil merasakan indahnya perpaduan ciptaan Tuhan dan manusia.
20.
Taman Pelangi
Taman Pelangi
Apakah Anda pernah berkunjung ke Taman
Pelangi yang berada di dalam area Monumen Jogja Kembali? Bukan, tempat ini
bukanlah arena untuk melihat pelangi yang biasanya terbentuk di langit. Taman
Pelangi adalah tempat wisata di Jogja yang terdiri atas berbagai hiasan lampion
dengan lampu berwarna-warni. Oleh karena itu, tempat ini sangat ideal untuk
dikunjungi pada malam hari.
Objek wisata Taman Pelangi tepat
dijadikan sebagai tempat bersantai untuk seluruh anggota keluarga. Pengunjung
bisa masuk ke dalam objek wisata ini dengan melalui Jalan Ring Road Utara,
yaitu setelah perempatan Jalan Kaliurang. Selain menggunakan kendaraan pribadi,
Anda juga bisa memanfaatkan kendaraan umum karena akses transportasi ke tempat
ini cukup mudah.
21.
Pantai Nglambor
Pantai Nglambor
Pengunjung bisa berinteraksi langsung dengan berbagai jenis
ikan yang sangat cantik. Air laut di Pantai Nglambor pun sangat jernih sehingga
penyelam bisa melihat dengan jelas makhluk-makhluk bawah laut yang indah ini.
Kelebihan lain dari Pantai Nglambor adalah suasananya yang masih alami serta
pantainya yang berpasir putih.
22.
Gumuk Pasir Parangkusumo
Gumuk Pasir Parangkusumo
Gumuk Pasir Parangkusumo adalah salah
satu objek wisata unik yang terdapat di Jogja. Lokasinya tidak terlalu jauh
dari Pantai Parangtritis. Gumuk atau tumpukan pasir ini terbentuk dari pasir
yang berasal dari abu vulkanik yang merupakan hasil letusan Gunung Merapi.
Aktivitas yang lazim terlihat di Gumuk
Pasir Parangkusumo adalah sandboarding. Ini adalah semacam olahraga seperti
skateboarding, hanya saja dengan menggunakan alat khusus dan dilakukan di atas
pasir. Tersedia pula penyewaan alat sehingga Anda hanya perlu datang dan
menikmati keseruan ber-sandboarding di tempat wisata di Jogja yang unik ini.
Gumuk Pasir juga sering dimanfaatkan
sebagai tempat untuk berfoto prewedding bagi pasangan yang sedang mempersiapkan
pernikahan. Suasana yang eksotis dan menarik membuat Gumuk Pasir menjadi magnet
bagi para wisatawan.
23.
Bukit Bintang
Bukit Bintang
Bukit Bintang adalah lokasi wisata
favorit anak-anak muda di Jogja. Letaknya di daerah Piyungan atau di Jl.
Wonosari. Ini adalah sebuah area di pinggir tebing yang dilengkapi dengan
bangunan-bangunan sederhana, tetapi kokoh. Di sini, pengunjung bisa melihat
keindahan Kota Jogja dari ketinggian.
Waktu yang tepat untuk berkunjung ke
Bukit Bintang adalah pada sore hari. Pengunjung akan disuguhi panorama cantik
dari matahari yang sedang terbenam. Selanjutnya, ketika malam tiba, lampu-lampu
kendaraan dan bangunan di kejauhan akan terlihat berkelip-kelip seperti
kunang-kunang yang berjumlah ribuan.
Di Bukit Bintang, Anda bisa sekaligus
dinner romantis bersama pasangan. Pilihan menunya sederhana, yaitu teh hangat
dan jagung bakar yang nikmat. Keduanya akan sempurna menemani waktu bersantai
Anda di malam hari.
24.
Tebing Breksi
Tebing Breksi
Tebing Breksi termasuk jenis objek
wisata yang terbentuk karena aktivitas manusia. Konon, pada 1980-an, ada
aktivitas penambangan batu kapur breksi yang dilakukan oleh warga setempat di
Dusun Groyokan, Kelurahan Sambirejo, Prambanan. Oleh Sri Sultan Hamengku Buwono
X, pada Mei 2015, tempat ini diresmikan sebagai cagar budaya.
Menariknya, pengunjung bisa menikmati
berbagai pahatan para seniman lokal di Tebing Breksi. Ada bermacam-macam gambar
yang terpahat, contohnya wayang. Karena tampilannya yang unik tersebut, Tebing
Breksi pun sering dimanfaatkan sebagai lokasi foto prewedding atau selfie.
Selain bisa menikmati karya seni yang
unik, pengunjung juga bisa melihat pemandangan yang mempesona dari puncak
tebing, termasuk panorama Candi Ijo dan Candi Ratu Boko. Bahkan, pada bagian
dasar terdapat sebuah amphitheatre yang disebut Tlatar Seneng dan berfungsi
sebagai tempat pertunjukan. Tempat wisata ini sangat cocok dikunjungi pada sore
hari karena cuaca lebih bersahabat.
25.
Candi Ijo
Candi Ijo
Ada banyak objek
wisata yang berupa candi di Jogja di sekitarnya seperti misalnya Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Namun, candi yang satu ini
sangat berbeda, khususnya karena letaknya. Candi ini terletak sekitar 410 m
dari permukaan laut, yaitu di sebuah bukit bernama Gumuk Ijo atau Bukit Hijau.
Di kompleks candi ini, ada sekitar 17 struktur dan terbagi dalam 11 teras yang
berbentuk undakan. Konon, candi ini dibangun pada abad ke-9.
Selain bisa menikmati keindahan bangunan candi, pengunjung
juga bisa melihat panorama alam sekitar dari ketinggian. Dari lokasi ini, Anda
bisa melihat langsung proses landing atau take off pesawat di Bandara Adi
Sutjipto. Bukan hanya karena lokasinya, kemegahan Candi Ijo juga menjadi daya
tarik bagi para penikmat sejarah masa lampau.